Rahasia Menulis Cepat

Buat saya, menulis ebook itu seni. I always wanna do different thing than others. Kalau niatnya cuma cari uang, saya akan nulis asal-asalan sampai 20-30 halaman, yang penting laku. Tapi buat apa? Menjual itu mudah, mempertahankan penjualan itu lebih sulit. Nyatanya, saya bisa fokus dan konsisten. Saya membagi beberapa fase proses dan saya tidak mencampur adukkan satu fase dengan fase lainnya. Ada fase menulis, menjual dan pencarian ide. Saat menulis, pikirkan menulis sebaik mungkin, berorientasi kepada manfaat. Saat rilis, fokus pada pemasaran, layani orang dengan baik. Nanti saat saya merasa punya banyak waktu, saya masuk ke fase memikirkan ide-ide baru untuk menulis lagi.
Banyak yg bilang bahwa saya main recehan, nevermind. Tapi jangan dikira menulis ebook itu gampang. Banyak puluhan materi ebook yang setengah jadi lalu saya buang, puluhan, bukan satu-dua. Bahkan ada yg sudah sampai 80 halaman A4 spasi 1 dengan font 12 saya batalkan, sampai saya buat hard copy-nya supaya saya bisa cek apakah itu layak jual apa nggak.
Setiap ebook punya misi dan visi, nggak maen asal jebret jualan. Contohnya MAGF di www.cumanulis.com saya buat supaya orang yg beli ebook itu bisa menulis artikel.
Saya tidak mengajarkan cara menulis yang benar, tapi saya memberitahu cara menulis artikel yang cepat. Tujuan MAGF untuk mengisi artikel di blog-blog feeder. Kalau blog-blognya sudah pada menghasilkan, mudah2an dari segi finansial akan membaik.

Sponsored Links

Title : Rahasia Menulis Cepat
Description : Buat saya, menulis ebook itu seni. I always wanna do different thing than others. Kalau niatnya cuma cari uang, saya akan nulis asal-asalan ...

0 Response to "Rahasia Menulis Cepat"